Rabu, 22 Oktober 2008

Ingatlah Untuk Bersyukur

Seorang remaja putri berusia delapan belas tahun pernah bertanya kepada saya, “Jika harus memilih satusaja saran yang menurut Anda akan membuat hidup seorang remaja lebih baik, mana yang akan Anda pilih?”.
Jika harus memilih, saya akan menganjurkan untuk memberikan jauh lebih banyakperhatian pada sikap bersyukur. Satu sikap sederhana ini, “sikap bersyukur” mempunyai kekuatan untuk mengubah hidupmu.
Bersikap bersyukur berarti lebih banyak memikirkan apa yang kamu miliki dan apa yang baikdalam hidupmu daripada memikirkan apa yang salah, apa yang tidak ada, apa yang harus lebih baik, dan apa yang tidak kamu miliki.
Strategi ini kelihatannya sangat sederhana, tapi kenyataannya, hal ini jauh lebih mudah dikataklandarpada dilakukan. Karena kita hidup dalam dunia yang begitu dipenuhi oleh keinginan untuk mencapai berbagai hal, sangat mudah untuk terjebak dalam kebiasaan memusatkan perhatian pada apa yang kurang dalam hidupmu, pada berbagai kelemahan dan masalahnya.
Sebagai contoh bila kamu telah berhasil menjawab 95 persen soal tes dengan benar, pertanyaan pertama yang sering diajukan adalah “Bagaimana dengan yang lima persen?” setelah saya memenangkan benyak penghargaan selama bertahun-tahun, pertanyaan pertama yang saya ajukan hampir selalu, “Selanjutnya apa?”.
Kita semua tahu betapa menggodanya untuk memusatkan perhatian pada kekurangan tubuh kita daripada pada apa yang kita sukai, atau pada apa yang kurang pada orang tua kta, atau guru kita, atau kulit kta atau apapun. Jika kamu melakukan sepuluh hal dalam satu hari dan sembilan diantaranya berjalan dengan baik, yang mana yang kemungkinan paling besar kankamu bicarakan pada waktu makan malam? Kiat hampir selalu membicarakan satu-satunya hal yang tidak berjalandengan baik. Bagian terburuk dari hari kita. Seolah kita telah menyiapkan diri sendiri untuk menderita. Kebiasaan kita terus menerus memusatkan perhatian pada apa yang tidak ada, yang salah, atau pada betapa besarnya keinginan kita untuk menjadi lebih baik lagi atau menyelesaikan banyakhal membuat kita tidak bisa merasa bahagai saat ini.
Sebagai percobaan, cobalah sesuatu yang baru. Pikirkan lebih banya lagi apa yang baik dalam hidupmu daripada yang buruk. Mulailah di pagi hari dengan bangun dan memikirkan sedikitnya tiga hal yang harus kamu syukuri. Jika mungkin tulislah dalam sebuah jurnal. Kamu akan kagum melihat apa yang akan terjadi, betapa akan jauh lebih barbahagianya kamu, ketika kamu memusatkan perhatian tidakpada tubuhmu yang tidak sempurna, tapi pada betapa beruntungnya kamu memiliki tubuh yang berfungsi, tidak pada ketidaksempurnaan orang tuamu, tidak pada apa yang buruk dalam dirimu, tetapi pada apa yang sukai pada diri sendiri.
Bagian lain dari bersyukur adalah pengungkapan rasa syukur kepada orang lain. Seperti juga kamu mungkin senang ketika seseorang menyatakan penghargaannya kepadamu, orang lain juga senang mendengarnya.cobalah ingat, setiap kali ada kesempatan, untuk tidak menganggap orang lain sudah sepantasnya melakukan hal tertentu bagimu. Tunjukkan penghargaan danrasa syukurmu. Ucapkan “terima kasih “ dengan tulus. Tulislah pesan terima kasih ketika seseorang melakukan sesuatu yang menyengkan untukmu, atau tinggalakan pesan pada emailnya yang menunjukkan perhatianmu.
Mengungkapkan penghargaanmu akan memberikan beberapa keuntungan. Pertama, tindakan itu akan menambah sukacita orang lain. Kedua, selalu ingat untuk mengungkapkan rasa syukur akan mengarahkan pikiranmu pada hal-hal yang berjalan dengan baik dalam hidupmu, apa yang dilakukan orang lain untukmu, dan apa yang harus kamu syukuri. Yang menyenangkan adalah ketika kamu mencari apa yang baik,kamu akan menemukan semakin banyak hal semacam itu.
Boleh percaya atau tidak, jika kamu mencoba mengungkapkan rasa syukurmu, pengalaman itu akan sangat membuka matamu. Ketika terbiasa melakukannya, kamu kan menyadari perbedaan besar dalam kualitas hidupmu.


@Bee…-

Tidak ada komentar: