Jalan terbaik LUPAKAN MANTAN
Anda sudah berpisah dengan mantan, dan menurut Anda getaran lama sudah tak bersisa. Lalu Anda mulai marasa siap untuk kencan lagi. Tapi mengapa belum juga menemukan seseorang yang cocok? Bisa jadi, ternyata sesungguhnya Anda belum benar-benar melupakan sang mantan!.
Berikut ini beberapa tuntunan bagi anda untuk mulai berkencan lagi.
Anda Akan Siap Bila :
Sudah mencoret namanya dari daftar
Nama mantan hanya disebut untuk proses perceraian atau putus hubungan dan sesudah itu Anda perlu menyingkirkan namanya dari benak. Tetapi bila sesudah Anda berpisah masih sering menyebut dan membicarakan mengenai kebaikan dan keburukannya, berarti Anda masih memikirkan dia.
Menghapus kenangan akan dia
Segala sesuatu yang mengingatkan Anda padanya, semanis apa pun, akan menghantui Anda. Singkirkan dan simpan foto-foto Anda dengan dia, maupun benda-benda pemberiannya ke suatu tempat yang jauh dari jangkauan dan pandangan mata Anda. Jangan lupa hapus nomor teleponnya dari ponsel Anda. Demikian juga pesan singakat atau voice mail darinya.
Jangan Menderita
Bila ada benda-benda atau sesuatu yang tidak dapat disingkirkan yang mau tidak mau membuat Anda teringat padanya, seperti misalnya lagu kenangan Anda berdua dilantunkan di suatu tempat, jangan sampai membuat Anda jadi cengeng. Atau di suatu pesta tersaji salah satu makanan kegemaran mantan, jangan sampai membuat Anda sedih, karena hal itu tidak pada tempatnya.
Mantan Punya Pacar Baru
Mendengar mantan sudah mempunyai teman kencan baru, wajar saja bila membuat Anda cemburu pada awalnya. Namun, bila disadari, semestinya Anda merasa bahagia telah lepas dari dia dan sudah saatnya bagi Anda untuk melakukan hal yang sama.
Berhenti Membandingkan
Dapat dimengerti bila tidak/belum ada getaran antaraAnda dan teman kencan baru. Bila tidak siap memulai suatu hubungan, Anda akan memakai berbagai macam alas an mengapa teman kencan tidak berhasil menaklukkan hati Anda. Jangan salahkan teman kencan baru, karena masalahnya justru pada Anda.
Tak Masalah Berakhir Pekan Sendirian
Bila biasanya Anda menghabiskan akhir pekan berdua dan sekarang harus menjalani sendirian, pasti tidaklah mudah. Bagaimana Anda dapat melewati hari tersebut tanpa seseorang di samping Anda? Sebenarnya perasaan cemas tersebut akan hilang dengan sendirinya. Anda harus menyadari bahwa Anda memang sudah sendiri dan harus menikmati akhir pekan dengan sebaik-baiknya.
KIAT MELUPAKAN
1. Ingat Hal-Hal yang Buruk Dari Dirinya
Pada umumnya wanita cenderung mengingat sisi baik dari mantannya, Anda harus mengingat sisi buruk dari mantan. Misaknya, selalu mengoceh pada waktu menonton film, mengeluarkan suara yang tidak enak pada waktu makan, membuang sampah sembarangan, atau kerap tidak tepat waktu. Bila perlu minta sahabat untuk menambahkan daftarsisi buruk dari mantan Anda.
2. Cari Tempat Curhat
Anda sedang melamar pekerjaan dan perlu saran dari seseorang? Biasanya Anda harus meminta saran dari mantan. Nah, sekarang ini, jangan lakukan itu! Telepon kakak Anda dan minta sarannya. Atau uang kos naik lagi? Keluhkan hal ini pada teman sekerja. Anda harus membiasakan diri untuk mencari seseorang sebagai tempat berkeluh kesah, tempat anda memerlukandukungan dan nasehat. Dengan demikian, anda betul-betul bisa dapat menghilangkan kehadiran mantan dari pikiran Anda.
3. Ciptakan Fantasi
Kita pasti selalu berpikir bila seandainya perpisahan itu tidak terjadi. Masalahnya, Anda sudah berpisahdan daripada hanya membicarakan sesuatu yang sudah menjadi bubur, lebih baik buat daftar beberapa pria yang anda idamkan untuk masa depan dan ceritakan hal ini pada teman-teman wanita Anda. Siapa tahu mereka punya kenalan pria yang mirip seperti yang Anda gambarkan?
JIKA MANTAN MANTAN MENYEBALKAN
Ingatkah saat terakhir bersama mantan pasangan? Apa yang terjadi? Apa yang Anda lakukan atau katakan? Bila kita mencoba mengatasi kejadian atau orang yang membuat kita stress, maka yang terjadi dapat berupa tiga tipe respon yang tidak sehat, yaitu bertengkar (baik secara fisik ataupun emosi, berkelahi, atau mempertahankan diri dan membungkam).
Sekarang tanyakan pada diri sendiri, perilaku mana dari ketiga yang disebutkan tadi yang Anda alami bila berinteraksi dengan mantan? Tidak satu pun dari perilaku tersebut akan membantu Anda. Sesuat yang aneh bila seseorang melakukan hal yang sama berulang kali dan mengharapkan hasil yang berbeda. Apakah Anda termasuk orang jenis ini?
Nah, berikut ini sejumlah alat yang Anda perlukan dan perlu dilatih terus jika berhadapan dengan mantan yang berperilaku menjengkelkan.
Tetapkan Kembali Hubungan Di Dalam Pikiran
Jangan lagi berpikir bahwa hubungan dengan mantan merupakan arena perkelahian. Dengan menggunakan istilah “Ayahnya anak-anak” atau “Ibunya anak-anak” akan jauh lebih baik daripada menyebutnya dengan kata ”Mantan saya”. Bila mungkin, lepaskan dan tinggalkan semua masalah suami-istri, kecuali masalah sebagai orangtua. Bila berinteraksi dengan manta, bicaralah dengan pelan, karena halini akan membuat Anda lebih tenang. Tarik nafas panjang dan jangan langsung memberi respon. Lalu tanyakan padanya bila ia ingin melanjutkkannya di lain waktu.
Sadar Dan Tetap Fokus Pada Diri Sendiri
Rasakan kaki Anda menginjak lantai, hubungkan dengan nafas dan lemaskan bahu. Dengan melemaskan tubuh, pikiran Anda akan lebih tenang. Sangat penting unutk membuat permintaan selama pembicaran dan bukan tuntutan semisal “ Maukah kamu….”, dan bukan “Kamu harus…”. Jaga nada suara agar tetap netral, tidak bersikap bermusuhan, sera berbicara dengan singkat dan jelas. Jangan katakana berulang kali permintaan Anda. Hindari kata-kata yang mengandung emosi seoerti “Saya sangat marah karena kamu….”
Berikut ini sejumlah kalimat yang dapat Anda coba saat mencari solusi bila timbul masalah yang menyangkut kerjasama dengan mantan sebagai orangtua dari anak-anak anda berdua sementara mantan suami Anda tidak mau bekerjasama dengan baik.
· “Saya ingin memastikan apakah saya mengerti apa yang kamu katakan”
· “ Persisnya apa yang kamu minta dari saya?”
· “Sebaiknya kita bicarakan masalah ini lain kali saja”
· “saya rasa kamu tidak mengerti apa yang saya katakan. Biar saya coba jelaskan kembali”.
· “Bisakah kamu ulangi apa yang sudah saya katakan?”
· “biar saya mengajukan beberapa usul”
· “Saya mengerti yang kamu inginkan adalah yang terbaik untuk anak-anak kita.
· “ Sangat membantu sekali apa yang telah kamu lakukan terhadap anak-anak minggu lalu.
Bila cara ini gagal, lebih baik katakan pada mantan bahwa anda ingin mengatur pertemuan lain kali untuk membicarakannya kembali. Anda harus mau melihat seberapa besar kontribusi Anda terhadap stress yang anda alami. Melakukan hal ini berarti aAnda bertanggunggung jawab terhadap diri sendiri dan tidak lagi mengharapkan orang lain untuk berubah. Bila Anda tetap tidak menyerah untuk meminta mantan untuk berubah, minta dia untuk mengerti atau mengakui kerja keras Anda. Karena bila tidak, Anda terus akan merasa lemah dan menjadi korban perilaku mantan.
Bila Anda memberikan yang terbaik, Anda akan menguasai situasi dan menjadi sangat mampu mengahadapi setiap orang yang sulit yang dijumpai di dalam kehidupan. Dengan menyadari bahwa Anda telah menyembuhkan jiwa serta raga,Anda akan menemukan kembalijiwa Anda. Hal ini merupakan karunia yang tak terhingga.
Nova.1005/xx.28mei-3 juni2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar