Jumat, 07 November 2008

Deliquency


Kenakalan remaja adalah perbuatan anak-anak dan remaja yang melakukan tindakan yang menganggu ketertiban umum, mabuk-mabukan, perkelahian antar kelompok dan sebagainya. kenakalan remaja merupakan pelanggaran atas norma sosial, agama serta hukum. jadi kenakalan remaja ini menyangkut aspek yuridis, sosiologi, sosial, ekonomi, pendidikan dan kebudayaan, agama dan sebagainya. Berbagai bentuk prilaku remaja dapat dikatakan sebagai kenakalan remaja dan pada gilirannya akan menimbulkan dampak bagi pembentukan citra diri remaja sera aktualisasi potensi-potensinya.

Kita semua sependapat bahwa kenakalan remaja tidak boleh dibiarkan, harus diantisipasi. kita berkewajiban untuk mencarikan arternatif-arternatif pemecahannya agar tidak ada lagi sebutan kenakalan remaja yang ada hanya sebutan remaja berprestasi.

Dalam kehidupan masyarakat yang sudah mengalami perubahan ini ditandai dengan beraneka ragam pembaharuan yang sangat cepat dalam berbagai segi kehidupan sebagai akibat dari adanya arus globalisasi, dengan adanya perubahan itu disatu sisi berdampak positif dan negatif. Dampak ini akan memunculkan konflik-konflik yang tidak nampak, tetapi dapat dirasakan adanya kegelisahan dalam perilaku di dalam masyarakat.

Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis sangat problematis yang ditandai dengan dua ciri yang berlawanan, yaitu adanya keinginan untuk melakukan perlawanan dan sikap apatis, dimana pada satu sisi belum mempunyai pegangan dan disisi lain kepribadian sedang mencari identitas atau jati diri.

Dengan keadaan demikian seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelanggaran-pelanggaran norma tersebut antara lain :
- sering membolos dari sekolah
- Peredaran gambar-gambar (foto-foto) porno, buku-buku, film porno kesemuanya dapat menyebabkan anak-anak untuk berbuat asusila.
- Penggunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras dan pelanggaran hukum lainnya.

Kenakalan remaja tidak timbul sebagai hasil keturunan atau gejala-gejala kenakalan remaja timbul begitu saha menlainkan ada sebab-sebabnya.

Dunia remaja merupakan wilayah perbatasan yang mengandung ketidakpastian maka apabila remaja itu berasal dari keluarga yang tidak harmonis atau keluarga sibuk yang tidak sempat memonitor anaknya yang beranjak dewasa atau remaja tidak mengherankan jika terjadi penyimpangan atau pelanggaran yang dilakukannya.

Dalam era globalisasi ini ditandai juga dengan gesekan dan benturan norma nilai yang sangat terasa dalam menetapkan kaedah sopan santun kontradiktif antara teoritis dan praktisnya. pribadi remaja adalah pribadi yang labil, sangat cepat terpengaruh dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Kenakalan remaja dengan berbagai aspeknya tidak dapat dipisahkan dari konteks perubahan dan perkembangan kondisi sosial ekonomi yang sedang berlangsung oleh karena itu perlu dicerati serta didentifikasi berbagai perilaku dan pengkajian faktor-faktor yang menyebabkannya serta di upayakan untuk mempartisipasikan remaja sendiri dalam mencari alternatif pemecahannya.

Kenakalan remaja dengan berbagai akibatnya bukan hanya tanggung jawab remaja saja tetapi tanggung jawab bersama, baik keluarga (orang tua), sekolah maupun masyarakat.

Komunakasi sebahasa dalam kehidupan keluarga, sekolah dan masyarakat untuk membina dan mengembangkan nilai moral dalam rangka pembentukan kepribadiannya serta kondisi lingkungan yang menunjang kearah perilaku remaja positif.

Tidak ada komentar: